Permudah Pasien Berobat ke Luar Negeri, Imigrasi Polonia Medan Turun Langsung ke Rumah Sakit

Foto: Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan mendatangi pasien di rumah sakit dalam pelaksanaan layanan “Kupas Sipolan” (Kunjungan Pasien Imigrasi Medan), sebagai upaya memberikan pelayanan keimigrasian bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas karena kondisi kesehatan.(ist)
banner 468x60

MEDAN | Suara Indonesia Raya - (11/08) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus melakukan terobosan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan keimigrasian. Kali ini, pelayanan diberikan khusus bagi masyarakat yang sedang sakit dan memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor Imigrasi.

 

Terobosan tersebut diwujudkan melalui program “Kupas Sipolan” atau Kunjungan Pasien Imigrasi Medan. Lewat program ini, petugas Imigrasi datang langsung menemui pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

 

Program tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Martha Friska Medan, Senin (10/8/2026). Petugas memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan pengurusan dokumen keimigrasian, khususnya bagi masyarakat yang berencana melanjutkan pengobatan ke luar negeri.

 

Layanan ini dinilai sangat membantu, karena pasien tidak perlu lagi repot datang ke Kantor Imigrasi dalam kondisi kesehatan yang sedang tidak memungkinkan.

 

Salah seorang warga Medan, Sunardi, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia mengatakan, ibunya sedang sakit dan dalam waktu dekat berencana melanjutkan pengobatan ke Penang, Malaysia.

 

“Terima kasih atas pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan. Kami sangat terbantu karena pengurusan berkas bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Kondisi orang tua kami sedang sakit, jadi kalau harus datang ke kantor tentu cukup sulit,” ujar Sunardi.

 

Menurutnya, program seperti “Kupas Sipolan” memang sangat dibutuhkan masyarakat yang sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan pelayanan keimigrasian.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan, Ridha Sah Putra, mengatakan pelayanan tersebut merupakan bentuk komitmen Imigrasi untuk memberikan pelayanan yang mudah, humanis dan bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

“Kondisi masyarakat adalah prioritas pelayanan kita. Imigrasi akan selalu hadir memberikan layanan terbaik sebagai institusi penyelenggara pelayanan publik,” kata Ridha, Selasa (11/8/2026).

 

Ridha menjelaskan, melalui “Kupas Sipolan”, masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas karena kondisi kesehatan tetap bisa mendapatkan pelayanan keimigrasian sepanjang memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan.

 

Ia menegaskan, Imigrasi Polonia Medan akan terus melakukan inovasi agar pelayanan publik semakin inklusif, adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

“Dalam kesempatan ini juga saya menyampaikan, Imigrasi terus berbenah dan memprioritaskan masyarakat, karena Imigrasi untuk rakyat,” pungkasnya.

 

Dengan adanya program ini, masyarakat yang sedang menjalani perawatan dan membutuhkan dokumen keimigrasian tidak lagi harus memaksakan diri datang ke kantor. Petugas Imigrasi yang datang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.(Redaksi)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *