MEDAN | Suara Indonesia Raya - (15/08)
Program Pasporia (Paspor Ceria) yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan pada Sabtu (15/8/2026) mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Pelayanan pembuatan paspor yang dilaksanakan di luar jam kerja dan di lokasi yang tidak biasa tersebut berhasil memenuhi kuota yang telah disediakan.
Kegiatan Pasporia berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai di kawasan Car Free Night (CFN), Kesawan, Kota Medan. Sebanyak 30 kuota pelayanan disediakan bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor baru melalui aplikasi M-Paspor.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari terpenuhinya kuota pelayanan yang dibuka. Program ini dinilai memberikan kemudahan karena masyarakat dapat mengurus paspor pada sore hingga malam hari, tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan pada jam kantor.
Salah satu keluarga yang mengurus paspor baru, Rafly, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan Paporia tersebut. Menurutnya, pelayanan di luar jam kerja memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari dan jam kerja.
“Saya sangat berterima kasih dengan adanya program ini. Karena bukan pada jam kerja, jadi memudahkan kami untuk mengurus paspor. Kalau jam kerja saya juga bekerja, sehingga tidak bisa hadir. Dengan adanya kegiatan Pasporia dari sore sampai malam ini, saya sangat terbantu dan sangat memudahkan,” ujar Rafly.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan, Ridha Sah Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyesuaikan waktu pelayanan dengan kebutuhan warga.
Menurut Ridha, masih banyak masyarakat yang tidak sempat datang ke kantor Imigrasi pada jam kerja karena harus bekerja maupun memiliki kesibukan lainnya.
“Kami hadir untuk lebih dekat kepada masyarakat dan memudahkan waktu masyarakat. Apalagi banyak masyarakat yang tidak sempat datang ke kantor karena bekerja dan memiliki kesibukan lain pada jam kantor,” ujar Ridha Sah Putra.
Ia menambahkan, konsep pelayanan di lokasi publik seperti Car Free Night diharapkan dapat menjadi alternatif pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Kehadiran petugas Imigrasi di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan publik yang semakin responsif dan fleksibel.
Pelaksanaan Pasporia di Kesawan ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik yang menyesuaikan waktu dan lokasi dengan kebutuhan masyarakat mendapat respons positif. (Redaksi/07)










