MEDAN | Suara Indonesia Raya - (29/08)
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI sekaligus Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., S.H., M.S.P., menyoroti persoalan pembusukan politik atau political decay yang dinilainya dapat merusak fondasi demokrasi Indonesia.Pernyataan tersebut disampaikan Sugiat saat acara syukuran atas keberhasilannya meraih gelar Doktor (S3) di Le Polonia Hotel, Medan, Jumat (28/8/2026).
Sebelumnya, Sugiat mengikuti prosesi wisuda Program Doktor Universitas Sumatera Utara (USU) Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Kampus USU.
Dalam sambutannya, Sugiat mengatakan pembusukan politik harus mendapat perhatian serius karena dapat memperlemah institusi publik dan memicu ketidakstabilan sosial ekonomi.
“Pembusukan politik atau political decay harus dihambat karena dapat merusak fondasi demokrasi, memperlemah institusi publik, dan memicu ketidakstabilan sosial ekonomi,” ujar Sugiat dipodium.
Menurutnya, pembusukan politik dapat terjadi ketika kritik masyarakat tidak lagi dipandang sebagai bagian dari demokrasi, tetapi dianggap sebagai ancaman terhadap kekuasaan.
“Ketika kritik tidak lagi diberikan ruang, maka demokrasi akan kehilangan salah satu mekanisme penting dalam melakukan kontrol terhadap kekuasaan,” tambahnya.
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung (Kabandiklat Kejagung), Harli Siregar, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Sugiat meraih gelar doktor.
“Saya bangga bisa hadir dalam acara gelaran akademik seperti ini. Doktor adalah gelar akademik tertinggi. Selamat buat Bang Sugiat Santoso, semoga semakin mumpuni,” ucap Harli.
Harli menilai Sugiat merupakan sosok yang mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan serta memiliki kematangan dalam dunia politik.
Acara syukuran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah pejabat publik, tokoh politik, akademisi, tokoh masyarakat, serta sahabat turut hadir memberikan ucapan selamat.
Di antaranya Ketua DPD Gerindra Sumut Ade Jona Prasetio, Bendahara DPD Gerindra Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, serta sejumlah tokoh lainnya.
Sugiat menyampaikan rasa syukur atas capaian akademiknya dan berharap gelar doktor tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Provinsi Sumatera Utara untuk lebih maju,” tutup Sugiat. (Redaksi/07)









