Bandar Khalipah | Suara Indonesia Raya - (18/08)
Sebanyak 26 ibu rumah tangga Desa Bandar Khalipah antusias mengikuti Senam Kaki Diabetes Mellitus (DM) di halaman Kantor Kepala Desa, Selasa (28/7/2026) sore. Kegiatan ini merupakan program kerja mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Kelompok 13 yang tengah mengabdi di desa tersebut.
Senam Kaki DM adalah latihan fisik ringan yang bisa dilakukan sambil duduk, bermanfaat melancarkan sirkulasi darah, memperkuat otot kaki, dan menjaga kelenturan sendi. Senam ini dikenal sebagai upaya pencegahan sekaligus perawatan kaki bagi penderita diabetes, namun manfaatnya juga dirasakan masyarakat umum untuk meredakan pegal, kram, dan kesemutan akibat aktivitas harian.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya promotif-preventif setelah diabetes melitus ditetapkan sebagai salah satu masalah kesehatan prioritas Desa Bandar Khalipah melalui Rembuk Desa, berdasarkan hasil Survei Mawas Diri (SMD) yang sebelumnya dilaksanakan mahasiswa PBL bersama masyarakat. Dalam pelaksanaannya, program ini mendapat bimbingan dan supervisi dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Meutia Nanda, S.K.M., M.Kes., yang memberikan arahan kepada mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Sebelum senam dimulai, mahasiswa PBL memberikan edukasi singkat mengenai diabetes melitus, pentingnya menjaga kesehatan kaki, serta cara setiap gerakan agar peserta dapat mempraktikkannya secara mandiri di rumah.
Senam dipandu langsung oleh instruktur Tari Uswatun Nisa Siregar,diiringi musik, mulai dari pemanasan,gerakan inti,hingga pendinginan. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, peserta tampak antusias dan semangat menjalani senam kaki.

Ketua Kelompok 13 PBL UINSU,Nabila Wahyuni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan rutin.
Salah satu peserta, Teti Irawati (53), yang memiliki riwayat kolesterol, mengaku gerakan Senam Kaki DM akan bermanfaat bila dilakukan rutin. “Ya bermanfaat, kalau rutin dikerjakan,” ujarnya. Ia berniat mempraktikkan gerakan tersebut di rumah,meski mengakui tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi. “Kalau enggak lupa,” jawabnya sambil tersenyum.
Sebagai apresiasi atas partisipasi warga, mahasiswa PBL UINSU Kelompok 13 turut membagikan hadiah kepada peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Momen ini berlangsung meriah dan semakin mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Bandar Khalipah.
Mahasiswa berharap Senam Kaki DM dapat terus dilaksanakan secara mandiri oleh masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup sehat, sehingga risiko penyakit tidak menular,khususnya diabetes melitus dapat ditekan dan warga Desa Bandar Khalipah hidup lebih sehat, aktif, dan produktif.(Sumber: Dosen UIN-SU)










