suaraindonesiaraya.com , Jakarta – Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan esensial, sehingga penyediaannya menjadi kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Saat ini, Indonesia tengah menghadapi defisit jumlah petani ladang dan perkebunan, serta nelayan muda. Dibutuhkan transformasi cepat terhadap sistem pangan dan pola makan sehat guna mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), sekaligus menjaga kelestarian bumi.

Melalui FYI: Forum for Young Indonesia yang akan diselenggarakan pada 22 Oktober 2017 mendatang bertema “Our Food, Our Future”, pemuda Indonesia mencoba menjawab tantangan-tantangan utama dalam sistem pangan di tanah air.

Untuk membahas masalah tersebut FYI mengadakan diskusi bersama para narasumber ;  Diah S. Saminarsih selaku Pendiri Center for Indonesia’s Development Initiatives (CISDI) & Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Bid. Peningkatan Kemitraan dan SDGs , Anindita Sitepu selaku Ketua FYI dan Direktur Program CISDI, Nancy Indriati selaku Head of strategy business development,legal PT Nutrifood Indonesia dengan moderator : Sari Soegondo, Founder & Director of ID COMM.

Acara diskusi ini bertempat di Nutrifood Inspiring Center pada hari Rabu siang,18 Oktober 2017.

Diah S. Saminarsih mengatakan pencapaian target CISDI global itu harus multi interpoint yang salah satunya interfeksi dalam sistem pangan, melalui interfeksi hari pangan itu kita menyadari makanan yang sehat itu seperti apa, ujar Diah pada saat diskusi.

Nancy Indriati mengatakan misi dari Nutrifood itu untuk membuat kelangsungan hidup sehat.

Nancy juga berkata berbicara soal ketahanan pangan, kita dari industri hilir kita tergantung dengan bahannya dari hulu tetapi sayang industri hulu belum siap. Tetapu kita melihat pemerintah sedang mencoba membenahi untuk masalah ini dan dengan ini bisa membantu untyk industri hulu untuk membuka lapangan pekerjaan.

Anindita Sitepu menjelaskan ide muncul lewat pembangunan yang sederhana dari para pemuda. Partisipasi pembangunan jika dibicarakan mempunyai banyak dimensi dan harus di mulai dari muda sekali juga para pemuda harus diberikan ruang supaya bisa menyembangkan pesan dalam pembangunan. (Rika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here